Senin, 23 November 2015

perjuangan sebelim 1908

Perjuangan Bangsa Indonesia Menuju Kemerdekaan (Perjuangan Sebelum 1908 dan Sesudahnya Hingga Mencapai Kemerdekaan) · Penjajahan di Indonesia dan Akibatnya Sedikitnya ada dua faktor yang mengakibatkan penduduk Nusantara ini dijajah oleh bangsa Barat, yakni faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah kondisi politik, ekonomi, social, dan budaya sehingga bangsa lain dapat masuk dan menguasai serta memonopoli perdagangan sedangkan faktor eksternal adalah kondisi yang terjadi di negara-negara penjajah khususnya di Eropa sehingga mereka melakukan ekspedisi dan ekspansi ke seluruh dunia hingga sampai di wilayah Indonesia. Sebenarnya ada sejumlah faktor yang menyebabkan bangsa Barat atau Eropa datang ke wilayah nusantara atau Indonesia. Pertama, berkembangnya kepercayaan yang dilahirkan dari ajaran Copernicus bahwa dunia ini bulat. Dengan kondisi bumi yang bulat ini memungkinkan bahwa orang yang melakukan pelayaran, maka pada akhirnya ia akan kembali ketempat semula. Kedua, adanya masa renaissance di Eropa yang ditandai oleh munculnya kebebasan bagi setiap orang untuk berkreasi bagaikan lahirnya kembali jiwa yang bebas dari segala macam kekangan yang membelenggu kehidupan mereka. Ketiga, munculnya Islam sebagai kekuatan baru di Timur Tengah, Afrika Utara yang berhasil menguasai jalur perdagangan atau pintu yang menghubungkan antara dunia Timur dan Barat. Keempat, Penjelajahan mereka ke Timur dilandasi oleh semangat Reconquesta, yakni perang salib dengan tujuan untuk menaklukkan orang-orang yang dulu pernah mengalahkan mereka yaitu orang-orang Islam. Kelima, adanya Perjanjian Tordessilas yang ditandatangani 7 Juni 1494. Perjanjian ini lahir dilatarbelakangi oleh keputusan Paus Alexander VI di Roma yang memberikan kesempatan kepada Spanyol dan Portugis untuk memperluas kekuasaan melalui keputusan yang disebut Bull of Demarcation. Bangsa Asing menjajah Indonesia tidak sepenuhnya disebabkan oleh faktor eksternal melainkan karena faktor internal sebagai berikut: Pertama, terjadinya kontak hubungan perdagangan antara penduduk pribumi dan orang asing. Kedua, penduduk nusantara termasuk Indonesia adalah penghasil rempah-rempah yang sangat diperlukan oleh orang-orang Barat. Ketiga, kondisi penduduk nusantara masih merupakan kerajaan-kerajaan kecil yang sangat rentan dengan persaingan dan diantara mereka terjadi ambisi untuk saling menaklukan. Penjajahan bangsa-bangsa asing terhadap penduduk yang ada di wilayah nusantara, khususnya Indonesia, telah berpengaruh besar terhadap kehidupan bangsa Indonesia baik dimasa kini dan mungkin dimasa yang akan datang dalam berbagai kehidupan. Secara umum, akibat penjajahan itu berdampak pada aspek ekonomi, politik, ideologi dan sosial budaya. Dalam bidang ekonomi, pejajahan telah mengakibatkan tatanan ekonomi yang telah berjalan baik, khusunya sistem yang telah disepakati oleh pihak penguasa dan rakyat menjadi hancur. Kondisi perekonomian penduduk nusantara sangat parah pada masa penjajahan terutama sejak diberlakukannya Sistem Tanam Paksa oleh Pemerintah Hindia Belanda. Dalam bidang politik dan ideologi, pemerintah Hindia Belanda menerapkan aturan yang keras terhadap para aktivis atau kaum pejuang yang berjuang melalui partai politik. Ada upaya-upaya pembatasan ruang gerak bagi kaum aktivis-pejuang agar perjuangan kaum pribumi tidak berkembang, sehingga dapat membahayakan pemerintah jajahan. Dalam bidang sosial budaya, akibat penjajahan ditandai oleh semakin melemahnya kekuasaan feodal atau raja-raja dan bangsawan. Kelompok raja-raja dan bangsawan telah kehilangan fungsinya sebagai pemimpin dan penggerak perlawanan. Perjuangan dilanjutkan melalui jalur keagamaan karena melalui perjuangan yang dilandasi oleh keimanan terhadap ajaran agama (Islam) inilah maka perjuangan mereka tidak akan sia-sia. Ditengah perjuangan untuk mencapai kemerdekaan ini, pemerintahan Hindia Belanda membuat aturan yang secara sosial budaya sangat merugikan bagi kaum pribumi. Pemerintah Hindia Belanda membagi tiga golongan masyarakat yang berdampak pada pengakuan hak dan kewajiban. Golongan pertama adalah Golongan Eropa termasuk Belanda; golongan kedua adalah kelompok Timur Asing; dan golongan ketiga adalah kaum pribumi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar